Ajarkan Anak Relaks

Apakah si buah hati biasa ” cespleng ” ketika Anda bersoal-jawab dengannya tetapi tak bisa menjawabnya saat ujian? Bila begitu keadaannya, ia menderita cemas saat ujian. Banyak orang yang menjadi sangat cemas menjelang tes penting, terutama ujian akhir.

Anak Anda boleh jadi duduk di kelas enam SD, kelas tiga SMP, bahkan mungkin perguruan tinggi, tapi ia tetap membutuhkan ketenangan saat ujian. Ada banyak trik yang sederhana menghadapi ujian, ada pula teknik yang revolusioner untuk membantu anak mendapat nilai cemerlang dalam ujian itu. Tapi, kebanyakan, yang paling dibutuhkan anak saat ujian adalah tenang.

Ketenangan, menurut Katherin West dalam 20 Ways to Cope with Test Anxiety, pada gilirannya akan meningkatkan kemampuannya untuk berkonsentrasi. Cara seperti ini bisa membantu anak yang mengalami gangguan belajar maupun anak yang ” biasa-biasa ” saja saat menempuh ujian. Teknik ini bisa dilakukan siapa pun, dan ketimbang membuat anak grogi, lebih baik ajarkan teknik menenangkan diri pada buah hati Anda untuk menghadapi kertas ujiannya.

Teknik relaksasi dan pernapasan menjelang ujian bisa membantu anak Anda menanggulangi stres yang bakal ditebar oleh soal-soal ujian. Berikut ini strategi yang bisa membuat anak membantu dirinya sendiri dengan menggunakan latihan relaksasi pribadi menjelang ujian:

* Persiapkan diri untuk menghadapi ujian. Jika kita sangat yakin pada materi yang kita hadapi, kita akan jauh lebih percaya diri.
* Tidurlah yang cukup pada malam menjelang ujiang. Setidaknya selama 7-8 jam.
* Makan sarapan yang sehat pada pagi hari menjelang ujian, utamanya berprotein.
* Menjelang berjalan masuk ke kelas tempat ujian berlangsung, tarik napas panjang beberapa kali. Masuklah setidaknya lima menit sebelum ujian dimulai.
* Kuasai keadaan sekitar sepuluh detik. Hitung sampai angka sepuluh dengan lambat seraya mengatakan pada diri sendiri, ” Ujian ini akan berjalan dengan baik ” .
* Setelah mengambil napas panjang, berjalanlah di lorong kelas sekitar satu menit sambil menggerakkan tangan, melemaskan jari-jari tangan (Mirip orang yang menggerak-gerakkan tangan ketika mengalami baal atau kebas)
* Tersenyum
* Berpikir positif
* Ketika soal dibagikan, baca sekilas keseluruhan halaman, cari soal-soal yang paling diketahui dengan baik.
* Jawab pertanyaan yang paling pertama, pasti, diketahui.
* Tandai pertanyaan yang tak jawabannya tidak pasti di sisi kiri kertas. Ini akan mempercepat saat kembali ke pertanyaan ini dengan cara yang efisien, tidak membuang-buang waktu.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: