Agar Sang Ratu Daun Tampil Memikat

Dari sekian banyak tanaman hias indoor, tanaman bernama lokal “sri rejeki” memang ratunya. Keindahannya terletak pada warna dan corak daun yang memikat. Pantas saja jika tanaman yang sekarang lebih dikenal dengan nama aglaonema (Aglaonema sp) ini dijuluki “ratu daun”.
Kenali Sifat dan Karakter Aglaonema

Aglaonema termasuk tanaman mudah tumbuh dan syarat hidupnya pun tidak banyak. Agar aglaonema tumbuh subur perhatikan faktor cahaya, suhu, kelemba­pan, dan naungan.Aglaonema termasuk tanaman mudah tumbuh dan tidak banyak persyaratan untuk hidupnya. Aglaonema peka terhadap cahaya matahari. Cahaya matahari yang terlalu kuat bisa membuat daunnya kusam, bahkan terbakar dan akhirnya mati. Oleh karenanya, tanaman ini populer sebagai indoor plant. Jika ditempatkan di luar rumah, dapat diakali, misalnya meletakkan tanaman di teras rumah, di bawah naungan pohon, atau menggunakan paranet (shading net).

Hidup di bawah naungan pepohonan menyebabkan aglaonema beradaptasi pada kelembapan yang relatif tinggi. Karenanya, tanaman hias ini menyukai udara dengan kelembaban sekitar 50% yang merupakan perpaduan suhu ideal sekitar 250C pada siang hari dan 16-20cC pada malam hari. Kelembaban yang terlalu tinggi dapat mengurangi penguapan sehingga mengurangi daya serap tanaman terhadap zat hara.

Media Tanam yang Tepat
Aglaonema membutuhkan media tanam yang baik untuk hidupnya. Media tanam harus gembur dan porous agar akar mampu menembus media untuk mencari makanan. Media yang porous juga berfungsi membuang kelebihan air sehingga volume air tidak berlebihan.

Beberapa media yang dapat dipakai untuk menanam aglaonema, yakni sekam bakar, serbuk kelapa (coco peat), pakis, pasir, pupuk kandang, dan kompos. Komposisi masing-masing media beragam. Untuk komposisi sekam bakar coco peat : pasir misalnya 2:1:1.

Pilih Wadah yang Cocok
Pot yang baik adalah pot yang mempunyai drainase yang benar sehingga jika media tanam kelebihan air, air dapat dengan mudah keluar dari pot. Ukuran pot harus diperhatikan agar akar tanaman tidak terganggu pertumbuhannya.

Bentuk pot lebih tinggi lebih baik dari pot lebar, karena ukuran pot yang tinggi mempunyai kandungan oksigen lebih banyak dan baik bagi pertumbuhan. Disarankan perbandingan tinggi tanaman dengan diameter pot adalah 3:1, yaitu jika tinggi tanaman 30 cm, maka gunakan pot berdiameter minimal 10 cm.

Rawat Secara Teratur
Perawatan rutin yang perlu dilakukan adalah penyiraman, pemupukan, serta penggantian pot dan media tanam. Untuk penyiraman, penting diperhatikan agar tanaman tidak kekurangan air tetapi juga tidak boleh terlalu basah. Penyiraman bisa dilakukan 2 atau 3 hari sekali, tergantung media tanam yang digunakan.

Beri pupuk NPK (Natrium, Phospor dan Kalium) atau slow release (Decastar, Osmocote, Magamp) setiap tiga bulan sekali. Dosisnya cukup 1 sendok teh per tanaman. Agar tanaman tampil prima, pupuk daun seperti Vitablum, Growmore, bisa diberikan satu bulan sekali. Daya tarik aglaonema terletak pada warna dan bentuk daun yang unik.

Cegah Hama dan Penyakit
Bagian tanaman yang sering terserang hama adalah daun dan batang. Daun aglaonema merupakan makanan empuk beberapa hama seperti kutu putih, mealy bugs atau kutu daun, kutu sisik, dan ulat. Untuk mengatasi hama tersebut, semprot dengan insektisida Confidor atau Decis.
Busuk akar dan batang pada aglaonema disebabkan media yang terlalu lembap sehingga cendawan cepat berkembang. Lakukan penyemprotan fungisida, seperti Previcur N secara berkala untuk membasminya.

Lakukan Perlakuan Khusus
Agar daun aglaonema tampak lebih cerah, mengkilap dan bersih, bisa dilakukan dengan mengelap permukaannya. Cara sederhana memakai kain yang dibasahi air bersih, lalu usapkan pada permukaan daun, mulai dari pangkal hingga ujung daun.

(Kompas, Juni 2006)

Iklan
  1. I always spent my half an hour to read this weblog’s posts everyday along with a cup of coffee.

  2. Hello to every one, the contents existing at
    this web site are actually remarkable for people experience,
    well, keep up the good work fellows.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: